Perhatikan Ini Saat Merancang Denah Rumah

desain rumah type 45 menjatuhkan pilihan kepada salah satu contoh denah rumah minimalis di atas, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal penting yang tentu akan berpengaruh pada pengambilan keputusan akan desain rumah yang paling tepat dan cocok untuk diterapkan di rumah Anda.

1. Gaya rumah
Hal pertama yang harus Anda pertimbangkan sebelum benar-benar merencanakan jenis denah rumah yang akan Anda terapkan pada hunian yang baru dibangun adalah gaya rumah secara keseluruhan. Jika rumah Anda akan dibangun dengan gaya minimalis, maka pilihlah jenis rencana denah untuk rumah minimalis pula. Jika rumah Anda didesain dengan gaya mediteranian, pilih pula desain denah rumah yang selaras dengan gaya keseluruhan rumah Anda.

2. Jumlah kamar tidur
Ketahui dengan pasti banyaknya kamar tidur yang akan Anda butuhkan untuk tempat tinggal Anda. Sesuaikan dengan jumlah anggota keluarga dan frekuensi tamu yang datang menginap. Jika Anda memiliki dua anak yang sedang beranjak dewasa, tentu Anda akan memerlukan setidaknya tiga kamar tidur. Belum lagi kalau rumah Anda sering didatangi kerabat dekat untuk menginap, sudah pasti rencana denah rumah minimalis sederhana dengan hanya dua kamar tidur tidak akan memadai.


3. Satu tingkat atau dua tingkat?
Sebelum merencanakan denah rumah minimalis, hal lain yang harus Anda perhatikan adalah apakah Anda ingin membuat rumah Anda hanya satu tingkat, ataukah dua tingkat? Jika satu tingkat, Anda mungkin akan membutuhkan masukan dari tenaga ahli untuk dapat memaksimalkan setiap ruang di dalam rumah Anda sebaik mungkin. Jika dua tingkat, Anda mungkin dapat sedikit bernapas lega dalam merencanakan denah rumah karena dengan membuat rumah bertingkat, Anda akan memiliki ruang lebih untuk dibuat kamar tidur.

4. Adanya kamar tidur utama
Modern ini, sebuah rumah yang memiliki satu kamar tidur utama (bedroom suite) disebut memiliki nilai yang lebih tinggi daripada rumah yang semua kamar tidurnya didesain serupa. Jika Anda ingin meningkatkan nilai rumah Anda, mungkin desain floor plan rumah minimalis yang memiliki satu kamar tidur utama patut untuk Anda coba.

5. Ruangan bonus
Beberapa orang berpendapat bahwa memiliki sebuah ruangan tambahan telah menjadi sebuah trend di kalangan masyarakat. Ruangan tambahan ini bisa berupa ruangan untuk mencuci, atau ruangan untuk hiburan. Namun pikirkan dengan matang apakah Anda benar-benar memerlukan kehadiran sebuah ruangan bonus di rumah Anda atau tidak, dan apakah ruangan tersebut tidak akan membuat rumah terkesan sempit. Jangan sampai hanya karena ingin sebuah ruangan berbeda untuk bermain game, Anda jadi harus mengorbankan kenyamanan melakukan hal-hal pokok lainnya.

6. Banyaknya kamar mandi
Kamar mandi juga merupakan area krusial yang harus Anda pikirkan ketika membangun rumah. Tentu Anda tidak ingin kan harus mengantre atau berebut dengan anak-anak Anda untuk sekadar mandi di pagi hari karena hanya ada satu kamar mandi di rumah Anda? Pikirkan baik-baik kira-kira berapa kamar mandi yang akan Anda butuhkan, dan tempatkan kamar mandi-kamar mandi tersebut di tempat-tempat yang strategis, yaitu dekat dengan kamar tidur.

7. Fungsionalitas
Ketika Anda telah menentukan berapa banyak kamar tidur, kamar mandi, dan ruangan tambahan yang akan dimiliki rumah Anda yang tengah dibangun, hal lainnya yang harus juga Anda pikirkan adalah bagaimana ruangan-ruangan tersebut ditempatkan antar satu sama lain agar rumah Anda menjadi fungsional. Misalnya, penempatan meja makan dengan dapur. Mungkin dalam beberapa kasus, ada orang yang ingin menempatkan meja makan di suatu titik, namun ternyata titik tersebut berjarak cukup jauh dari dapur. Hal ini dinilai tidak fungsional, karena tentu akan sangat merepotkan untuk membawa makanan dari satu tempat ke tempat lainnya yang berjarak cukup jauh. Begitu juga halnya dengan penempatan kamar mandi dan kamar tidur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *